DUA SAJAK BERTAUT
Bagaimana kabarmu?
Apakah masih sepi dan
sendiri?
Aku disini berusaha
baik-baik saja
Tak pernah sedikitpun
melupakanmu
Kepergianmu tak
sepenuhnya kuiyakan,
Meski aku tahu hidup masing-masing
lebih baik
Bagaimana kabarmu?
Apakah sudah ada
rumah baru?
Aku disini masih
dengan rumah lama
Singgah, tak tahu
hingga kapan
Kenyamanan dan
harapan masih ku nikmati
Meski aku tahu ada
banyak rumah dan jalan
Bagaimana kabarmu?
Apakah boleh sesekali
bertemu?
Aku disini masih
ingin merajut kisah lalu
Menguntai cerita demi
cerita
Menegaskan perasaan
Membuang jauh-jauh
penolakan dan keraguan
Menautkan kembali cinta
yang sama,
Meski aku tahu bukan
perkara yang mudah
Bagaimana kabarmu?
Lembaran puisi, bait
demi bait ku baca
Lantunan musik, syair
demi syair ku dengarkan
Awan mulai menggeser
mentari
Gravitasi masih
berfungsi
Burung terbang tak
takut mati
Hanya aku sendiri
menikmati
Terbakar sinar penuh
polusi
Dikelilingi gedung
tinggi
Terasingkan oleh
cinta
Ah sialan
Hanya ada sunyi
Bagaimana?
Yang sungguh tapi
belum sempat singgah
Harap dan menunggu
Jakarta, 1 September
2023
